Friday, October 27, 2017

Epilog/Prolog

Saya rasa Tuhan tidak akan pernah main-main dengan takdir kita. Cerita saya bertemu dengan kamu, mungkin bisa jadi sebuah kebetulan semata, tapi bagaimana kita berdua bertahan dengan satu sama lain rasanya tidak mungkin menjadi kebetulan. Bagaimana saya selalu bahagia disamping kamu, bagaimana saya percaya untuk menitipkan impian-impian saya pada kamu, bagaimana saya selalu bisa memaafkan kamu bahkan sebelum kamu minta maaf, bagaimana saya selalu menanti bertemu kamu kembali pulang. Saya percaya Tuhan menitipkan perasaan ini agar kita bersatu dengan cara yang diberkahi, insyaAllah.

Semoga Allah selalu meridhoi jalan yang kita pilih, membantu kita dan menjaga kita agar selalu berjalan di jalan yang Allah kehendaki.

Terimakasih untuk masa-masa pacaran yang singkat dan indah ini.

Sampai bertemu ketika kita sudah menjadi sepasang suami-istri, sayang.

No comments: