Wednesday, November 6, 2019

Rekomendasi Permainan Bayi Sesuai Usia



https://drive.google.com/uc?export=view&id=1AAj1xLcu4wOTIH1k_GnbY5txiI16RTXn

Mengawali hidup dengan anak di UK, bikin aku super hemat soal mainan. Selain karena ngga tau kalau banyak mainan second dijual di jack n jill, susah nemuin mainan anak semurah dibawah 50ribu per item. Karena keterbatasan stipend untuk hidup dari beasiswa dan banyak kebutuhan primer anak (dan ortu) yang harus dipenuhi, akhirnya urusan mainan lumayan terbengkalai hahahahaha. Jadi, ini mainana versi minimalisku, entah udah cukup minimalis belum untuk orang lain, tapi cukup minimalis buatku. Selama ini anakku lebih suka main tatap-tatapan sama aku juga, jdi jarang banget bisa main sendiri yang lama hahahaha.

Nah, ini list nya, kusesuaikan dengan umur ya!

0-3 bulan: bayi masih suka tidur, waktu bermainnya juga sedikit, sehingga ngga banyak permainan yang bisa kita tawarkan. Tummy time menjadi salah satu pilihan permainan sekaligus latihan menguatkan otot dan tulangnya. Hal ini bisa dilakukan di dada ibu atau di playmat. Tummy time bisa dimulai sejak 2 minggu di dada/perut ibu, untuk beberapa menit hingga nanti bisa diletakkan di playmat hingga 20-30 menit. pastikan playmat kita cukup empuk dan aman digunakan. Tips dari aku, pilih playmat yang bisa jadi bahan dekorasi, atau bisa dilipat, pakai karpet biasa pun bisa asal rajin membersihkan debunya, karena momen menggunakan playmat (tipis) itu cukup penting tapi sebentar. Beri boneka atau buku dengan warna mencolok, dan permainan berbunyi (rattle) untuk melatihnya menengok kanan dan kiri. jaga bayi kita, karena bisa aja dia susah nafas atau kepalanya jatuh saat mendongak karena belum kuat betul. Bisa dibantu dengan bantal menyusui, atau bantal apapun yang C shape untuk bantu anak kita mengangkat kepala.


list mainan 0-3 bulan
-playmat
-boardbook hight contrast
-rattle
-bantal c-shape
- boneka

3-6 bulan: dia udah mulai fase oral, sehingga memberikan teether yang menarik, mudah digenggam juga memanjakan gusinya cukup penting. Rattle dan buku masih suka dimainin, paling enak sih puny buku yang juga mengeluarkan suara, karena dia bisa sibuk bolak balik boardbook sambil dengerin lagunya. Juga bisa menggunakan soft book yang bersuara, kalau soft book bisa digenggam kuat Tummy time bisa dilanjutkan sambil stimulasi untuk berguling ke kanan dan kekiri. Harap lebih hati-hati juga yah karena rawan jatuh.

list mainan 3-6 bulan:
-playmat
-rattle
-boardbook bersuara
-soft book 
-teether
- boneka

6-9 bulan: bayi mulai merangkak, duduk sendiri dan latihan berjalan. Baby walker sudah tidak disarankan penggunaannya, bisa diganti dengan stroller untuk bayi, maupun benda lain yang bisa didorong oleh bayi. Saat ini dia butuh berlatih berjalan dengan tumpuhan (rambatan), tapi juga harus aman, sehingga playmat dengan pagar bisa jadi pilihan. 

list mainan 6-9 bulan:
-playmat berpagar
-teether
-boardbook
-softbook
-rattle
- mainan yang bisa didorong (ini macem-macem banget! pastikan kuat saat dijadikan tumpuan oleh bayi ya)


Sementara itu dulu ya, cukup sedikit bukan hahaha gatau deng kalo menurutku sih dikit yah.. Nanti aku update lagi seiring berjalannya waktu ya!

Tips Long Haul Flight With A Baby

https://drive.google.com/uc?export=view&id=1RIayYhtbTD7jrKoitfDuqWs6bHMkWLkk

Kemarin, aku dan keluarga harus pulang dari UK ke Indonesia. Mau nggak mau, ya melewati naik pesawat (plus transit) 25 jam. Seperti orang tua lain, aku dan suami khawatir juga, gimana ya anakku, masih bayi 5 bulan harus naik pesawat lama. Tapi alhamdulillah, semua berjalan muluuusss. Ya, tetep ada rewel-rewelnya sih, cuma karena aku sudah merasakan anakku rewel selama perjalanan di kereta London-Edinburgh 5 jam, jadi semua rasanya ngga ada apa-apanya 🤣 

Ini ada beberapa tips saat terbang dengan durasi panjang bersama bayi. This worked on me, but might work or not work on you. Diambil baik ya yah ❤️


1. pilih jam terbang sesuai jam tidur anak. sebisa mungkin waktu transit minimal tapi ngga bikin lari-larian karena pr juga nyari gate dan melewati pemeriksaan ini itu.
2. cek maskapai, apa menyediakan baby basinet atau engga, kalau dibutuhkan. kalau anaknya udah gedean, tanyakan menyediakan menu anak atau tidak, just to make sure aja.
3. ini optional, tapi aku kemarin sekalian cek ke DSA untuk screening apa anak bisa dibawa long flight, kalau ada infeksi telinga biasanya akan cukup ganggu dengan perbedaan tekanan selama di pesawat. 
4. cek peraturan pesawat, apa yang bisa dibawa di kabin, berapa jumlah maksimum bagage dll. cek juga ketentuan jika bawa stroller/ baby carrier. ini penting banget agar ga kelamaan ketahan ini itu. 
5. early check-in, pilih seat yang preferable. kalau aku, lebih suka di aisle deket kamar mandi/ seat pojok karena bisa keluar masuk dengan mudah. kemarin, anakku sempet nangis-nangis ada kali 1-2 jam tiap flight (total 25 jam perjalanan terbagi dalam 2 flight dan transit) dan kita ga bisa milih aisle, untungnya sebelah kita pengertian jadi kita bisa keluar masuk saat anakku nangis atau pup butuh ganti popok dll. 
6. must pack versiku: baby carrier, popok (bawa dgn jumlah asumsi ganti tiap 2-3 jam), plastik utk popok kotor, alas ganti popok, tissue basah, tissue kering, minyak telon, lotion, nappy cream, jaket, baju ganti pendek (1), panjang (1), selimut kecil, beberapa mainan, pacifier, alat untuk cek temperature, paracetamol. aku ngga pake earmuff. selama take off dan landing anakku selalu ASI atau pake pacifier. other than that, anakku lagi tidur, dan ngga perlu dibangunin sih..
7. Berdoa!! juga sounding ke anak kalau mau terbang, berapa lama, kemana, kenapa terbang.. 
8. tidur cukup sebelumnya! pengalamanku aku nya yang susah tidur 🙃
9. plan everything's ahead. cek jam boarding, lalu ditarik kebelakang, ortu bangun jam berapa, anak harus bangun jam berapa, pesen uber jam berapa, dll dll. spare time untuk hal unexpected, seperti anak susah bangun, anak rewel saat mandi, dll. 
10. sepengalamanku, orang tuh pengertian kalo kita bawa bayi, asal kita ya baik-baikin aja sebelah-sebelah kita sebelum hal yang tidak diinginkan terjadi. kemarin anakku pup saat mau landing, which means ga boleh berdiri padahal bau... huhuhu. untungnya suamiku udah ngobrol banyak sama passenger samping dan dia juga punya anak jadi cukup ngerti walaupun dia complain kalo adek bau pup huhu ya kita jg minta maaf karena ga bs lgsg ganti popok hiks.
11. ikhlas. mungkin ada yang menatap kita kok anak kita rewel, mungkin dibet bawa ini itu, capek gendong, pengen tidur tapi anak lagi main, dll dll, tapi perjalanan ini ngga selamanya kok jadi pasti bisa dilalui.
12. post flight, aku kasih anakku istirahat full seharian, bener-bener tidur tidur aja sesuka dia jam nya, kalo bangun ya diladenin, kalo tidur yaudah. cuma, kalo siang aku buka jendela lebar-lebar, buka pintu, ajak keluar, kalau malem aku redupin lampunya walaupun dia masih seger, untuk bantu dia ngerti mana pagi dan malem bisr ga kelamaan jetlag 🤣 akhirnya kelar jetlag mgkn baru setelah 3-5 harian.. 

Nah sekian tips dari aku.. kalau punya tips lain boleh share yaa! Thank you!
l