aku masuk bidang ini karna ketertarikan secara emosional. dan sadar, bahwa emosional nggak akan membawaku kemana-mana saat menempuh pendidikan ini. bisa-bisa aku nangisin mayat2 yang aku belah2 nantinya. sadar bahwa emosi yang awalnya membawa aku sejauh ini juga bisa bikin aku jadi dokter yang nggak profesional. emosi yang membantu aku meraih impianku, harus aku bekukan sedikit demi sedikit untuk menjadikan aku dokter yang kompeten; really?
aku nggak pernah tau, sampai aku bener-bener ngejalaninnya. tapi sejujurnya, dibalik semua kekhawatiran dan ketakutan itu, termasuk ketakutanku untuk nggak punya temen baru, aku merasa sangat beruntung dan semangat. i love doing magic, i love living in my dream:)
No comments:
Post a Comment